Razia di Pusian-Toruakat, Sita Panah Wayer, Senapan Angin hingga Sajam

SEPUTARSULUTNEWS,KOTAMOBAGU – Sebagai bentuk tindakan Kepolisian guna menciptakan situasi kondusif pasca bentrok antar kampung Desa Pusian – Toruakat beberapa waktu lalu, Kapolres Kotamobagu AKBP Gani F Siahaan, SIK, MH. memimpin langsung operasi “Grebek / Geldah Kampung” yakni Razia dengan sasaran senjata tajam, Minuman Keras, senapan angin, panah wayer dan Knalpot Racing di Desa Pusian, Pusian Timur, Pusian Selatan serta Desa Toruakat pada Rabu (9/10/2019) pagi.
Dalam operasi tersebut Polres Kotamobagu menurunkan sebanyak ± 607 personil gabungan yang terdiri dari personil Polres Kotamobagu, Polsek jajaran, Brimob Inuai, Kodim 1303 Bolmong serta dibantu Sat Pol-PP Bolmong yang di bagi menjadi beberapa beat untuk melaksanakan operasi.
Dalam arahanya sebelum pelaksanaan operasi, Kapolres menegaskan kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata tajam maupun senapan angin, agar menyerahkan secara sukarela karena apabila tidak diserahkan dan nantinya diketemukan, yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, kemudian kepada personil yang melaksanakan operasi agar melaksanakan secara humanis dan persuasif.
Adapun hasil operasi “Grebek / Geledah Kampung”tersebut disita beberapa barang bukti antara lain : Tombak 30 buah, parang 10 buah, senapan angin 8 pucuk. panah wayer 40 buah, panah ikan / jubi 4 buah serta pisau besar 1 buah. Pasca Operasi ini, situasi Desa Pusian bersatu dan Desa Toruakat dalam keadaan aman dan kondusif.
Pada operasi ini, turut hadir Dir Intelkam Polda Sulut, Dir Reskrimum, dan Dir Binmas, serta pejabat utama Polres Kotamobagu, Kaden Brimob Inuai, perwira staf, Kapolsek jajaran, dan Kasat Pol-PP Bolmong. (ano)