PAD Jongkok, Pemprov Tutup Hotel Asana Kawanua

SEPUTARSULUTNEWS,MANADO– Tidak jelasnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Hotel Asana Kawanua di Jakarta, membuat Pemprov Sulut mengambil langkah tegas. Dimana pengoperasian hotel sejak empat bulan belakangan ini ditutup Pemprov.
Menurut Gubernur Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw, keputusan menutup pengoperasian sementara, karena hotel satu atap dengan kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulut Pemprov Sulut di Jakarta ini, tidak memberi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jelas.
“Hotel Asana sudah 4 bulan tidak beroperasi. Saya yang paling getol. semasa saya duduk di Komisi II (DPRD Sulut), saya ini terlibat untuk pembangunannya ke pihak ketiga. dengan harapan asumsi bahwa selain kita punya kantor perwakilan yang representatif kita juga punya profit center dalam hal ini hotel,” kata Wakil Gubernur.
Mantan Ketua DPRD Sulut mengaku, seiring waktu berjalan, manajemen hotel dikelola pihak ketiga itu tidak memberikan PAD sesuai dengan perjanjian sebelumnya. “Waktu itu ada perjanjian pihak ketiga bekerjasama dengan Pemprov akan memberikan PAD,” aku Wagub.
Namun di pelaksanaan jauh dari harapan. Padahal de facto kita melihat hotel ini tidak pernah kosong, tapi melalui pihak manajemen mengatakan bahwa mereka rugi. “Saya juga memberikan masukan kepada Gubenur supaya ada evaluasi bagi pihak ketiganya,” tegas Wagub.
Karena itu, Wagub menyatakan Pemprov membuka peluang untuk pelaku usaha ingin mengelola hotel tersebut dengan catatan ada perjanjian jelas.
“Jadi jangan heran, 4 bulan lalu kita sudah tidak mau memperpanjang lagi itu karena pihak ketiga yang lalu mengelola. Kita mau ada pengelola yang baru dengan perjannjian jelas dengan PAD yang sangat sesuai,” ujarnya.
Ternyata, peminatnya banyak. Sesuai dengan aturan dan masukan dari Inspektorat, itu dilelang. Lelang pemanfaatannya. Peminatnya sudah banyak. “Kita sementara evaluasi. Mudah-mudahan PAD nya akan tambah besar,” pungkas Kandouw. (wal)