Kasus Pembunuhan dan Perkosaan Bocah Desa Kombot, Polisi Diminta Transparan

SEPUTARSULUTNEWS,BOLSEL– Masih ingat kasus pembunuhan disertai dugaan perkosaan terhadap bocah berumur 13 tahun bernama Fidia Bonde, warga Desa Kombot, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bulan Februari 2019? hingga kini kasus menewaskan korban yang adalah penderita tunarungu, tak kunjung terungkap.
Tak kunjung tuntasnya kasus cukup menghebohkan warga Bolsel secara khusus dan Sulawesi Utara secara umum, mulai melahirkan tanda tanya dan berbagai dugaan dari masyarakat.
Mulai dugaan tak seriusnya aparat kepolisian mengungkap kasus ini hingga dugaan sengaja ditutup-tutupi Polisi kasus ini.
“Hingga saat ini tidak terungkap pelakunya bakan terkesan ditutupi pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Pinolosian. Untuk itu keluarga dan Masarakat Desa Kombot memohon pihak Polda Sulut membantu mengungkap kasus ini agar pembunuh dan predator anak di bawah umur ini bisa terungkap,” tegas tokoh pemuda Bolsel asal Desa Kombot, Jawardi Sirwan.
Kapolda Sulut dikonfirmasi melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, menegaskan Polda akan mengawal kasus ini hingga pelakunya terungkap dan akan di bawa ke Pengadilan untuk mempertanggungjawabkan secara hukum.”Kapolda sangat serius menyikapi kasus ini apalagi korbannya anak di bawah umur sekaligus penderita tunarungu. Polda melalui Polres Kotamobagu akan terus koordinasi Polsek Pinolosian guna mengetahui sudah sejauh mana proses penyelidikan.”Yakinlah masyarakat kasus ini akan diselidiki hingga tuntas,” janji Ibrahim Tompo.(wal)