Opa Bercelana Loreng Tewas Digubuk Perkebunan Sawah Desa Koyawas

SEPUTARSULUTNEWS,LANGOWAN–Warga Langowan dihebohkan penemuan sesok mayat lelaki di perkebunan sawah pada Desa Koyawas, Selasa (13/8/2019) siang sekitar pukul 14.30 Wita.
Mayat itu yakni Adri Manitik (65) warga Desa Walewangko, Kecamatan Langowan Barat.
Adri Tulangow selaku saksi pertama mengatakan ketika mendatangi gubuk itu, dilihatnya korban sudah terletang di lantai. Dipikirnya sedang istirahat, Adri memanggil nama korban karena pikir sedang beristirahat namun tak ada reaksi.
Merasa curiga, Adri lelaki Oni Palit yang berada disekitar gubuk untuk melihat korban. Dan ternyata setelah dicek, korban sudah tak lagi bernapas.
Hal itu langsung disampaikan ke pemerintah setempat dan aparat kepolisian.
Sementara Linda Manitik yang merupakan anak korban mengatakan bahwa saat itu ayahnya sementara menanam padi di kebun sawah milik saksi Adri. Sebelum ditemukan tewas, korban kembali ke gubuk guna ganti baju bermaksud pulang rumah untuk makan siang.
Namun pihak keluarga menduga saat menanam padi korban terkena panas terik matahari, dan saat akan ganti baju mengalami pusing dan tewas.
Bahkan dikatakan Linda jika beberapa hari sebelumnya korban mengeluhkan akan kondisi tubuhnya yang kurang sehat.
Atas dasar itu pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban. Apalagi dalam keterangan visum tim medis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan.
Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK melalui Kapolsek Langowan Itpu Ferdy Suluh tak menapik akan hal tersebut.
“Usai tiba di lokasi, polisi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit,” jelasnya.(red)