Kamis, Rakor Peningkatan Pengendalian Karhutla 2019

SEPUTARSULUTNEWS,MANADO– Maraknya kebakaran hutan di musim kemarau saat ini, terus mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).
Terobosan kongkrit dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Kamis (15/8) akan digelar rapat Koordinasi Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kaltim Tahun 2019 di Graha Gubernuran.
Penegasan ini disampaikan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw melalui Plt Kadis Kehutanan Sulut, Roy Tumiwa, kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya.
Lanjut Tumiwa mengutip instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur, ini sesuai Instruksi Presiden tentang Peningkatan Pengendalian Karhutla. Instruksi itu bertujuan melakukan peningkatan karhutla di seluruh wilayah Republik Indonesia melalui pencegahan dan pemadaman serta penanganan pasca kebakaran/pemulihan hutan dan lahan.
Di samping itu terus meningkatkan peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan untuk pengendalian karhutla serta meningkatkan penegakan hukum dan memberikan sanksi tegas terhadap perorangan atau badan hukum yang terlibat kegiatan pembakaran hutan dan lahan.
“Instruksi presiden ini untuk mengkaomodir tim satgas terpadu di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten, serta peningkatan koordinasi dan sinergisitas pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah,” ujar Tumiwa.
“Pemerintah Kabupaten/Kota diminta mengintensifkan patroli, sosialisasi, penyadaran, dan berbagai langkah pencegahan, deteksi dan pemadaman dini kebakaran hutan dan lahan. Gubernur, segera bentuk Tim Satgas dan aktifkan Posko, bentuk pos-pos lapangan pasca desa-desa rawan karhutla,” paparnya.
Tumiwa menambahkan dalam upaya peningkatan pengendalian karhutla juga memerlukan optimalisasi peran Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Relawan maupun Organisasi Non Pemerintah lainnya dalam pencegahan dan pemadaman dini dengan pendekatan serta penyadaran kepada masyarakat dan sikap sigap untuk bertindak demi menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya dari dampak buruk karhutla di wilayah Kabupaten dan Kota masing-masing.
Rapat koordinasi nanti direncanakan melibatkan semua elemen terkait mulai dari Bupati, Wali Kota, pihak TNI hingga Polri.”Rapat koordinasi ini sebagai tindaklanjut instruksi Gubernur,” jelas Tumiwa.(red)