Rangka Manusia Hebohkan Lembean Timur

SEPUTARSULUTNEWS,TONDANO— Jefry Bokian (58), Warga Kayuroya, Lembean Timur, Minahasa ditemukan sisa rangka. Hal ini langsung bikin heboh warga setempat sekitar pukul 15.30 Wita.
Kerangka ditemukan pertama kali Jerry Bokian, tak lain adalah anak kandung korban. Sore itu Jerry hendak memotong bambu untuk dibuat tangga, yang akan digunakan untuk memetik cengkih atas permintaan kakeknya. Namun Jerry dikejutkan dengan terlihatnya kerangka manusia di perkebunan.
Ia langsung memberitahukan hal tersebut kepada pihak pemerintah dan kepolisian setempat. Saat pertama kali menemukan, Jerry tak menyangka bahwa kerangka tersebut adalah ayahnya.
Namun setelah melihat gelang hitam dan kaos yang ditemukan di sekitar TKP, Jerry memastikan bahwa kerangka tersebut adalah ayah kandungnya. Ia menjelaskan, gelang hitam itu biasanya diikat di pergelangan kaki kanan ayahnya.
Jerry mengatakan, terakhir bertemu dengan ayahnya pada Juli 2018 silam. “Ayah saya memiliki riwayat sakit malaria tropika,” ujarnya lirih.
Saksi lain, Syeni Lompoliu, warga Desa Atep Oki juga meyakini bahwa kerangka tersebut adalah Jefry. Pasalnya, Syeni mengenali kaos yang ditemukan di TKP. “Korban sering memakai kaos itu, dan sering meminta ikan (lauk) kepada saya,” terangnya.
Sementara itu Hukum Tua (Kepala Desa) Kayuroya, Jock Lomban menambahkan, korban terakhir kali terlihat di desa setempat pada Februari 2019.
Kapolsek Lembean Timur, Iptu Eko Sutarman membenarkan adanya kejadian tersebut. “Setelah menerima informasi, kami langsung mendatangi TKP, olah TKP dan mengevakuasi korban,” katanya.
Lanjut Kapolsek, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian ini. “Berdasarkan keterangan keluarga, korban menderita penyakit malaria sejak sekitar 10 tahun lalu, dan tinggal di kebun berjarak dua kilometer dari perkampungan,” pungkasnya.(red)