Komandan Lanal Melonguane, Tingkatkan Pengamanan Pelintas Batas Pulau Terluar

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD- Kabupaten Kepulauan Talaud, merupakan daerah Kepulauan yang berada di Utara Indonesia dan berbatasan langsung dengan Negara Filipina. Kabupaten Talaud memiliki Tiga Belas pulau, dan hanya Tujuh diantaranya yang berpenghuni. Kabupaten ini juga memiliki Empat Pulau terluar yang di tetapkan Pemerintah Pusat.
Untuk menjaga Kedaulatan perairan Kabupaten Talaud, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane Letkol Mar Augustinus Purba.SE mengunjunggi TNI-POLRI beserta masyarakat yang mendiami salah Satu Pulau terluar di Kabupaten Talaud.
Pada Minggu, (9/6/2019) Danlanal Melonguane Mengunjungi Kepulauan Nanusa Kabupaten Kepulauan Talaud. Dalam kunjunganya Danlanal mengadakan Apel gabungan TNI – POLRI di tugu Penemu Pulau “Ginimbale” yang sekarang disebut Pulau Karatung.
Dalam apel gabungan tersebut Danlanal menegaskan, “Tak lupa mengucapkan terima kasih atas hubungan sinergitas antara TNI dan Polri di salah satu Pulau terluar dan sudah berjalan dengan baik. Dirinya juga sangat bangga dengan para prajurit yang bertugas menjaga pulau terluar di Kabupaten Talaud. Bagi yang menjalankan tugas di Pulau Marampit, Karatung, Kakorotan, serta Empat Pulau yang tidak berpenghuni, alihkan kejenuhan dengan menjaga fisik berolah raga dan melakukan kegiatan positif,” tuturnya.
Komandan Lanal Melonguane juga menjelaskan kepada prajurit untuk sebisa mungkin menjelaskan kepada masyarakat serta memberitahu kepada petugas jika ada warga asing atau pelintas batas yang memasuki Kepulauan Nanusa Kabupaten Kepulauan Talaud.
“Indonesia menjalin hubungan kerjasama dengan Filipina di bidang pertahanan khususnya di garis perbatasan kedua negara. Kerjasama militer Filipina Indonesia dikenal dengan sebutan The Philippines Indonesia Military Cooperation (Philindo MC), kerjasama ini diawali pada tahun 1975 dalam bentuk Border Crossing Agreement, dan Border Crossing Station (BCS)-RI yang menjadi penghubung WNI, sangat diperlukan oleh petugas BCS RI karena berfungsi sebagai jembatan antara petugas BCS RI dengan sebaran masyarakat keturunan WNI yang berada di wilayahnya.
Kompleksitas masalah yang dihadapi di pulau-pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan wilayah perairan Filipina adalah masalah ancaman keamanan. Secara umum wilayah perbatasan laut atau perairan Indonesia dengan Filipina dihadapi dengan ancaman keamanan teritorial oleh gerakan separatisme, penyelundupan, perompakan, llegal Fishing dan berbagai tindakan kriminal lainya. (oke)